Pekan ini pasar global bersiap menghadapi serangkaian agenda ekonomi penting, termasuk pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok yang akan membahas prospek pertumbuhan global, inflasi, suku bunga, dan keberlanjutan utang pemerintah. Pelaku pasar juga menantikan rilis data inflasi AS September, indikator ekonomi China, serta keputusan kebijakan moneter sejumlah bank sentral Asia.
Data-data tersebut krusial untuk menilai apakah tekanan inflasi kembali meningkat dan seberapa besar ruang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan. Harga energi yang tinggi dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor yang memperumit arah kebijakan.
Dari AS, laporan indeks harga konsumen (CPI) September yang dijadwalkan Rabu (14/10/2026) menjadi katalis utama pasar, dengan inflasi umum diperkirakan naik antara lain akibat kenaikan harga energi.
Risiko global masih datang dari tingginya harga minyak akibat ketidakpastian resolusi konflik AS-Iran, ditambah serangan kelompok Houthi di Bandara Arab Saudi yang menewaskan 12 orang.