Industri perdagangan berjangka komoditi terus didorong untuk memperkuat literasi masyarakat, khususnya terkait mekanisme transaksi dan risiko agar masyarakat dapat mengambil keputusan dengan informasi yang cukup. Direktur PT Didimax Pialang Berjangka, Zulfan Syaiful Bahri, menekankan edukasi sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem industri yang sehat.
Menurut Zulfan, pemahaman atas karakteristik perdagangan berjangka, mekanisme transaksi, dan risiko yang melekat diperlukan baik bagi calon nasabah maupun nasabah yang sudah bertransaksi. Peningkatan kualitas layanan juga harus berjalan seiring edukasi, seiring perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan teknologi yang menuntut layanan cepat, informatif, dan mudah diakses.
Dorongan literasi ini disampaikan di tengah perubahan industri dari sisi regulasi, teknologi, dan kebutuhan masyarakat akan layanan transparan dan profesional. Didimax meraih Grade A+++ dari Bappebti pada Semester I 2026, yang disebut menjadi pendorong untuk mempertahankan kepatuhan, tata kelola, dan kualitas pelayanan.
Zulfan juga tercatat sebagai Ketua Umum ASPEBTINDO periode 2025–2029 dan terlibat dalam agenda literasi serta edukasi perdagangan berjangka komoditi.