Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paramaribo, Suriname sukses menggelar pameran dagang Indofair ke-22 tahun 2026 pada 25-27 September di Sana Budaya, Paramaribo. Pameran ini menarik lebih dari 13.500 pengunjung dan mencatat transaksi diperkirakan mencapai Rp7,9 miliar (USD440.518).
Duta Besar RI Agus Priono menyatakan optimisme bahwa kerja sama ekonomi Indonesia-Suriname akan terus tumbuh, dengan Suriname sebagai pintu gerbang menuju kawasan Karibia dan Amerika Selatan. Indonesia menawarkan produk kompetitif bagi konsumen Suriname, didukung pasar 280 juta jiwa dan pusat manufaktur yang berkembang.
Menteri Urusan Ekonomi, Kewirausahaan dan Inovasi Teknologi Suriname, Raymond Landveld, mengapresiasi Indofair sebagai forum dialog, kolaborasi, dan kemitraan yang memperkuat hubungan ekonomi, budaya, dan pariwisata kedua negara. Peserta pameran meliputi importir produk Indonesia, pengrajin, dan penggiat kuliner, dengan produk seperti suku cadang otomotif, batik, sepatu, serta hidangan autentik Indonesia.
Indofair 2026 juga menjadi sarana promosi budaya Indonesia melalui pertunjukan Kuda Lumping, workshop Pencak Silat, wayang kulit, gamelan, dan lainnya, sekaligus bagian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Suriname yang jatuh pada 24 Januari 2026.