Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendorong peningkatan pemberian insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM dari 1.000 menjadi 5.000 UMKM pada tahun 2027. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penguatan ekosistem halal dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Dari total 1,4 juta unit UMKM yang terdata di Sumut pada 2025, baru sekitar 100 ribu lebih pelaku yang memiliki sertifikasi halal. Bobby menilai masih ada pekerjaan rumah besar untuk menyertifikasi sisa UMKM tersebut, sehingga ia meminta penambahan target bantuan minimal 5.000 UMKM per tahun mulai tahun depan.
Pengembangan ekonomi syariah dan rantai nilai halal diyakini memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Ameriza M Moessa, menegaskan bahwa ekonomi syariah bukan lagi sektor yang terbatas, melainkan bagian penting dari aktivitas ekonomi riil.
Kepala BPJPH Haikal Hassan menambahkan bahwa Sumut memiliki peluang besar untuk memperluas pasar seiring berkembangnya gaya hidup halal. Sertifikasi halal dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk UMKM daerah.