Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyiapkan pemetaan sumber biomassa di 416 kabupaten untuk membangun rantai pasok bioenergi yang mengintegrasikan petani, koperasi, dan pelaku usaha lokal guna memperluas ekonomi daerah.
Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pengembangan bioenergi ini menjadi solusi konkret untuk mengurangi ketergantungan pada BBM impor, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong hilirisasi berbasis sumber daya alam domestik.
Apkasi akan memfasilitasi survei lapangan dan akses investasi agar daerah tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah, tetapi juga memperoleh nilai tambah melalui proses pengolahan hingga distribusi energi.
Langkah ini dianggap sejalan dengan kebijakan biodiesel nasional menuju B50 dan diharapkan dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di berbagai wilayah penghasil biomassa.