Danantara: Pengembangan PLTS 100 GW butuh investasi Rp1.130 triliun

Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 17.56
Danantara: Pengembangan PLTS 100 GW butuh investasi Rp1.130 triliun

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memperkirakan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) membutuhkan investasi sekitar Rp1.130 triliun. Besarnya nilai ini menegaskan perlunya pembangunan ekosistem pembiayaan yang masif untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia. Managing Director Danantara, Pahala N. Mansury, menyatakan lembaganya akan berperan sebagai penggerak investasi dan equity investor. Pendanaan ini akan didukung melalui penerbitan Patriot Bond dengan skema sustainable financing dan blended financing untuk membuka pembiayaan proyek skala besar. Selain pembangkit, Danantara turut mendorong pembangunan infrastruktur jaringan listrik (grid) serta ekosistem industri pendukung seperti cabling, inverter, dan solar PV. Hal ini krusial mengingat energi terbarukan bersifat intermiten sehingga membutuhkan integrasi transmisi yang optimal. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program strategis PLTS 100 GWp yang tersebar di beberapa wilayah seperti Bali, Wonogiri, Batam, dan Bangka Belitung. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk menggantikan pembangkit berbasis bahan bakar minyak (BBM).

Berita Terkait Lainnya