Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah hari ini. Direktur BEI, Jeffrey, mengklaim bahwa harga saham Rp1 bukanlah penyebab utama ambrolnya IHSG. Ia menjelaskan bahwa sejumlah saham telah tertahan di harga Rp50 selama bertahun-tahun tanpa adanya transaksi. Pernyataan ini disampaikan untuk merespons kekhawatiran pasar terhadap banyaknya saham berharga rendah yang dinilai membebani kinerja IHSG.