REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program biodiesel B50 memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada petani sawit. Desakan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional di Kementerian ESDM, Kamis (24/9/2026).
Ketua Umum SPKS, Sabarudin, menekankan bahwa peningkatan kebutuhan CPO untuk biodiesel harus diikuti perlindungan harga tandan buah segar (TBS) dan perluasan akses pasar bagi petani swadaya.
Baca Juga
Viral Emak-emak Berjaket Ojol Belanja Pake Uang Palsu di Cimahi, Polisi Bertindak
Menkes Budi Akui Kasus Influenza Melonjak di Indonesia
Senjata Makan Tuan, Ekonomi AS Terpuruk Akibat Serang Iran
“Pengembangan biodiesel B50 harus memberikan manfaat nyata kepada petani. Kami meminta pemerintah menerapkan B50 secara terukur dan fleksibel dengan mempertimbangkan ketersediaan CPO, kebutuhan domestik, pasar ekspor, serta perlindungan harga...