OPINI - Angka kemiskinan turun. Pengangguran berkurang. Pertumbuhan ekonomi meningkat. Inflasi terkendali. Stunting menurun. Produksi pangan bertambah. Pernyataan-pernyataan seperti itu setiap hari muncul dalam pidato pejabat, pemberitaan media, perdebatan politik, dan promosi keberhasilan pemerintah. Namun, masyarakat berhak mengajukan pertanyaan lebih jauh: dari mana angka tersebut berasal, bagaimana cara menghitungnya, kapan datanya dikumpulkan, siapa yang diperiksa, apa keterbatasannya, dan apakah masyarakat dapat mengakses data dasarnya?
Baca juga:
Meutya Hafid: Dari Jurnalis, Politisi, dan Menteri Komunikasi dan Digital
Tanpa jawaban yang terbuka, angka mudah berubah menjadi alat kekuasaan. Statistik dapat dipilih hanya ketika menguntungkan, disembunyikan ketika merugikan, atau dipotong dari konteksnya untuk membangun kesan tertentu....