Xona Space Systems bersiap mengoperasikan layanan navigasi dan penentuan waktu presisi komersial pertama sebagai alternatif GPS. Bulan ini, roket SpaceX dijadwalkan mengangkut enam satelit Xona ke orbit, dengan empat satelit mengikuti prototipe tahun lalu dan dua satelit dibuat sepenuhnya oleh Xona di Burlingame, California. Satelit-satelit ini menjadi fondasi konstelasi operasional 258 satelit bernama Pulsar yang menargetkan presisi geolokasi tingkat sentimeter, jauh lebih halus daripada GPS, dengan sinyal kuat yang dapat terdeteksi di dalam gedung.
Premis bisnis Xona berangkat dari fakta bahwa GPS memang gratis, tetapi pasar sesungguhnya terletak pada perangkat keras penerimanya. CEO Brian Manning menyebut miliaran perangkat dijual setiap tahun, dan di situlah ceruk Xona. GPS dan jaringan satelit analog lainnya mudah diganggu (jamming) dan belum cukup presisi untuk aplikasi seperti robot pertanian atau mobil tanpa pengemudi. Xona mengembangkan arsitektur unik yang memungkinkan satelitnya menjaga waktu tanpa jam atom mahal, memanfaatkan kedekatan wahana dengan Bumi dan komunikasi erat dengan sumber acuan di darat.
Sinyalnya dirancang agar dapat diterima receiver GPS yang sudah ada hanya dengan modifikasi perangkat lunak sederhana, membuka pintu pasar sekaligus mempermudah jalur regulasi. Dampaknya meluas ke sektor pertanian presisi, logistik, konstruksi, pertambangan, hingga kendaraan otonom. Pemasok perangkat geospasial dan pembuat chip penerima GPS mungkin perlu menyesuaikan strategi produk mereka. Bagi Indonesia, presisi tingkat sentimeter dan sinyal yang lebih tahan gangguan punya nilai strategis untuk pemetaan lahan, sektor sawit, dan operasi maritim, meski adopsinya bergantung pada ketersediaan perangkat dan struktur biaya layanan lokal.
Selama puluhan tahun, navigasi satelit dianggap domain eksklusif negara karena sinyalnya disediakan gratis. Xona membalik logika itu dengan menyasar lapisan perangkat keras dan akurasi. Jika berhasil, ini membuka preseden bahwa monopoli ruang angkasa pemerintah dapat didisrupsi startup, mengubah cara industri menilai siapa yang mengendalikan infrastruktur posisi global. Yang perlu dipantau adalah peluncuran enam satelit bulan ini dan hasil uji beta, serta respons pembuat chip navigasi global terhadap standar sinyal Xona.