Russia's bid to launch a Starlink rival is falling embarrassingly short — 'Rassvet' is losing satellites faster than it can build them

Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 21.35
Russia's bid to launch a Starlink rival is falling embarrassingly short — 'Rassvet' is losing satellites faster than it can build them

Sumber Berita Asli

Latest from TechRadar

Baca di Website Asli ↗
Proyek satelit broadband Rusia bernama Rassvet, yang ditujukan untuk menyaingi Starlink milik SpaceX, menghadapi masalah teknis dan industri yang berat. Beberapa satelit yang diluncurkan gagal mencapai ketinggian orbit yang dituju dan bahkan ada yang jatuh kembali ke Bumi. Satelit dari batch peluncuran pertama telah masuk kembali ke atmosfer Bumi pada bulan Juni, sementara dua satelit lainnya yang diluncurkan Juli lalu tidak menunjukkan aktivitas manuver. Saat ini, satelit tersebut tertahan pada ketinggian sekitar 290 kilometer, jauh dari target ketinggian 800 kilometer. Masalah menjadi lebih rumit dengan laporan bahwa pasukan Ukraina dilaporkan menyerang Pusat Luar Angkasa dan Roket Progress milik Rusia di Samara. Fasilitas ini memproduksi roket Soyuz yang digunakan untuk meluncurkan satelit-satelit Rassvet. Akibat kerusakan pabrik dan kendala teknis tersebut, kapasitas produksi roket terganggu dan menghambat kecepatan peluncuran. Rencana untuk memiliki 292 satelit beroperasi demi memulai layanan komersial pada tahun 2027 kini dipertanyakan keberhasilannya.