Mahasiswa Universitas Jember (Unej) menciptakan AQUATERRA, sistem akuaponik pintar berbasis Internet of Things (IoT) guna menjawab tantangan ketahanan pangan di Kepulauan Seribu.
Inovasi ini mengombinasikan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk mengolah air laut menjadi tawar, serta Nutrient Film Technique (NFT) dan Recirculating Aquaculture System (RAS) agar budi daya ikan dan tanaman bisa hemat air.
Sistem ini juga memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi, sehingga mandiri secara listrik dan sangat sesuai dengan kondisi geografis wilayah kepulauan yang kaya sinar matahari.
Karya ilmiah ini berhasil meraih Juara 2 pada ajang Esai AKTIVA.04 2026. Para mahasiswa berharap inovasi ini dapat direalisasikan secara nyata untuk meningkatkan produktivitas pangan di wilayah kepulauan Indonesia.