Major sodium-ion battery milestone passed by California startup — Unigrid aces Hyundai’s safety tests down to -20C as experts call tech a 'compelling alternative' to lithium-ion
Startup asal California, Unigrid, telah berhasil melewati uji keselamatan ketat dari Hyundai untuk baterai sodium-ion mereka. Baterai yang menggunakan senyawa natrium kromium oksida (NCO) ini terbukti tidak mengalami kebakaran atau propagasi termal, yang merupakan risiko utama pada baterai lithium-ion.
Baterai sodium-ion ini juga menunjukkan degradasi kapasitas yang minim serta mampu beroperasi dengan baik pada rentang suhu yang lebar, mulai dari -20°C hingga 60°C. Keunggulan ini menjadikannya alternatif yang sangat menjanjikan dari segi keselamatan dan ketahanan.
Selain lebih aman, bahan baku natrium jauh lebih melimpah dan murah dibandingkan lithium. Namun, karena masih memiliki keterbatasan pada densitas energi, baterai sodium-ion saat ini lebih cocok digunakan untuk penyimpanan energi skala besar daripada untuk perangkat kecil seperti ponsel.
Sejalan dengan kemajuan tersebut, produsen baterai terbesar dunia, CATL, berencana memproduksi massal baterai sodium-ion sebelum akhir 2026. Teknologi ini diperkirakan akan eksis berdampingan dengan lithium-ion, terutama untuk aplikasi penyimpanan stasioner dan mobilitas hemat biaya.
Major sodium-ion battery milestone passed by California startup — Unigrid aces Hyundai’s safety tests down to -20C as experts call tech a 'compelling alternative' to lithium-ion - Teknologi - Feedify