Pemerintahan Donald Trump melalui Badan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) sedang meneliti pembelian anjing robot untuk membantu operasi penangkapan dan deportasi imigran ilegal.
Pengumuman riset pasar yang diterbitkan ICE menyebutkan rencana pengadaan kendaraan darat tak berawak berkaki empat beserta spesifikasinya guna memperluas perlengkapan otoritas imigrasi federal.
Rencana ini memicu kekhawatiran dari kelompok pembela hak sipil terkait peningkatan pendanaan ICE dan potensi penggunaan kekuatan dalam kebijakan deportasi agresif.
Sebagai bagian dari modernisasi peralatan penegakan hukum, ICE juga berencana mengalokasikan dana hingga US$20 juta untuk melengkapi agen dengan sarung tangan kejut listrik.