Ratusan jemaah umrah asal Sulawesi Selatan terlambat berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, disebabkan oleh escalasi politik dan situasi keamanan di Arab Saudi yang terjadi setelah laporan serangan kelompok Houthi ke Bandara King Khalid di Riyadh. Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengonfirmasi penundaan tersebut dan menyoroti bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan perjalanan ibadah. Selain itu, Kemenhaj mendetekan biro perjalanan umrah untuk terus memantau perkembangan situasi, berkoordinasi dengan pihak berwenang, serta menyampaikan informasi secara jelas kepada jemaah dan keluarga mereka.