Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Morowali Menggugat menggelar demonstrasi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Senin (12/10/2026). Aksi bertema "Selamatkan Morowali" ini berlangsung di dua titik, yakni Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Gerakan ini dimotori oleh IP2MM bersama delapan paguyuban mahasiswa kecamatan se-Kabupaten Morowali. Mereka menyuarakan keresahan terkait persoalan lingkungan, konflik agraria, tata kelola pertambangan, hingga ketimpangan pembangunan di Morowali.
Aliansi mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten. Tuntutan tersebut meliputi evaluasi tata kelola pertambangan dan K3, realisasi listrik 24 jam di Menui Kepulauan, transparansi dana CSR, penghentian IUP baru, pemerataan infrastruktur, pencabutan IUP PT BAP, penyelesaian kerusakan lingkungan, penyelesaian konflik agraria, penindakan pertambangan ilegal, serta penyelesaian konflik di Matarape.
Mahasiswa menegaskan aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral generasi muda dan menuntut langkah nyata pemerintah, bukan sekadar penerimaan aspirasi, demi kesejahteraan, keadilan agraria, dan keselamatan masyarakat Morowali.