Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri dan pimpinan tinggi TNI untuk membahas isu strategis, salah satunya terkait syarat penerimaan prajurit TNI bagi suku Dayak.
Selain membahas rekrutmen TNI, pertemuan ini juga memfokuskan pada penanganan bencana alam di Indonesia. Beberapa titik bencana yang dibahas meliputi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi Gunung Merapi, serta karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra.
Terkait karhutla, Presiden Prabowo menginstruksikan para Babinsa di desa untuk memberikan edukasi kepada warga. Langkah ini bertujuan agar masyarakat memahami bahaya pembakaran hutan dan lahan serta ikut serta dalam upaya pencegahannya.
Rapat penting tersebut dihadiri oleh figu-figur kunci negara, di antaranya Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sains Brian Yuliarto, Meneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN M. Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, beserta Kepala Staf Angkatan lainnya.