Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa komposisi koalisi pemerintahannya yang beranggotakan delapan partai saat ini sudah luar biasa efisien. Ia menyampaikan hal tersebut saat pidato penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang.
Prabowo menilai koalisi merupakan keniscayaan bagi Indonesia yang wilayahnya luas setara Uni Eropa dan penduduknya sebentar lagi mencapai 300 juta orang. Menurutnya, tidak mungkin negara sebesarini dipimpin hanya oleh satu partai.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya stabilitas pemerintahan agar program-program dapat berjalan optimal. Ia mencontohkan negara seperti Jepang dan Inggris yang dalam beberapa tahun terakhir sering mengalami pergantian perdana menteri.
Menanggapi kritik soal 'kabinet gemuk', Prabowo membandingkannya dengan kabinet Timor Leste yang beranggotakan 28 menteri, padahal penduduknya hanya 1 juta dan wilayahnya lebih kecil dari banyak kabupaten di Indonesia.