Pemerintah menggunakan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dengan mengklasifikasikan penerima ke dalam desil 1 hingga 10 berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Klasifikasi ini bertujuan untuk memastikan bansos tepat sasaran, di mana desil terendah merepresentasikan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan bantuan.
Penentuan desil tersebut dievaluasi melalui sejumlah indikator utama yang mengukur kualitas hidup. Indikator tersebut mencakup lima aspek, yaitu pendidikan, kesehatan, kondisi perumahan, kepemilikan aset, dan kondisi ekonomi.
Melalui metode multidimensi ini, distribusi bantuan sosial diharapkan dapat lebih akurat, transparan, dan mampu mengurangi kesalahan sasaran.