Pengamat Kebijakan Publik Faisal Lohy memberikan apresiasi atas kinerja Polri dalam mengamankan aksi demonstrasi 27 Agustus. Ia menilai Polri berperan penuh sebagai ujung tombak dalam menjaga demokrasi sehingga aksi dapat berjalan aman dan damai.
Namun, Faisal tetap memberikan catatan penting terkait adanya potensi kericuhan yang kerap terjadi di akhir penyampaian aspirasi publik. Ia menekankan perlunya evaluasi terhadap kemampuan deteksi dini Polri dalam mengidentifikasi kelompok perusuh.
Selain itu, Faisal menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dapat meningkatkan eskalasi massa saat aksi berlangsung. Informasi yang tersebar liar dinilai berpotensi memengaruhi situasi di lapangan.
Oleh karena itu, ia mendorong aparat keamanan untuk terus memperkuat langkah preventif dan preemtif, serta meningkatkan kemampuan pendeteksian dini sebagai bagian penting dari evaluasi kinerja.