Kekhawatiran masyarakat Malaysia dan Singapura terhadap kabut asap kiriman dari kebakaran hutan di Indonesia dinilai wajar karena berdampak pada kesehatan dan kualitas lingkungan. Daryono menegaskan bahwa persoalan asap lintas negara ini memerlukan komunikasi terbuka, pertukaran informasi, dan penguatan kerja sama regional melalui mekanisme ASEAN.
Upaya penanganan perlu difokuskan pada pencegahan kebakaran di wilayah sumber, peningkatan pemantauan lintas batas, serta koordinasi antarpihak untuk melindungi masyarakat di seluruh kawasan. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat kesiapsiagaan negara-negara ASEAN menghadapi potensi penyebaran asap sekaligus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Daryono menekankan pentingnya pendekatan konstruktif dan berbasis data dalam menangani kabut asap lintas negara. Sebab, asap tidak berhenti di batas administratif dan dampaknya dapat menjangkau berbagai negara, sehingga penanganannya membutuhkan upaya pencegahan serta koordinasi yang melampaui batas negara.
"Asap tidak mengenal batas negara. Karena itu, pencegahannya membutuhkan tanggung jawab bersama, kerja sama regional, dan keputusan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan," ujar Daryono.