Pemerintah Kota Pontianak masih mempertahankan kebijakan sekolah secara daring akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang menunjukkan tren peningkatan setiap harinya. Kebijakan pembelajaran jarak jauh ini dianggap paling tepat untuk meminimalisir risiko kesehatan, khususnya pada anak-anak di lingkungan sekolah.