Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memberikan izin operasi kepada 35 pesawat asing untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan yang saat ini menjadi prioritas utama nasional.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa armada asing tersebut didatangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena Indonesia belum memiliki peralatan udara pemadam kebakaran yang memadai untuk kondisi darurat ini.
Sebanyak 36 helikopter dari 11 pemegang sertifikat asal delapan negara, termasuk Australia, Rusia, dan Amerika Serikat, telah diizinkan untuk beroperasi membantu proses pemadaman dari udara secara efektif.
Kemenhub memastikan seluruh izin penerbangan telah diterbitkan sehingga armada tersebut dapat segera dikerahkan membantu upaya pemadaman api di lokasi yang terdampak.