Rutan Kelas IIA Balikpapan memindahkan 14 warga binaan perempuan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong pada Sabtu (03/10/2026). Mutasi ini dilakukan untuk menata penempatan dan mendukung pembinaan yang lebih optimal sesuai kebutuhan satuan kerja Pemasyarakatan.
Sebelum diberangkatkan, seluruh warga binaan menjalani pemeriksaan dan pengecekan kelengkapan administrasi. Proses pemindahan dilaksanakan dengan pengawalan ketat petugas Rutan Balikpapan bersama personel Brimob Balikpapan untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan.
Kepala Rutan Balikpapan, Andre Silalahi, menyatakan bahwa mutasi mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, serta pemenuhan hak warga binaan. Ia juga menekankan koordinasi dengan Kepolisian dalam pengawalan agar proses berjalan aman dan tertib.
Setibanya di Lapas Perempuan Tenggarong, 14 warga binaan diserahterimakan untuk menjalani proses administrasi dan melanjutkan pembinaan. Rutan Balikpapan berkomitmen menjalankan tugas Pemasyarakatan secara profesional dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum.