Mengulas Sejarah Sukitman, Polisi Muda Penemu Lubang Buaya. Simak Sejarahnnya! | LPP RRI

Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 11.45
Mengulas Sejarah Sukitman, Polisi Muda Penemu Lubang Buaya. Simak Sejarahnnya! | LPP RRI

Sumber Berita Asli

Berita Pusat Pemberitaan Hari Ini | LPP RRI

Baca di Website Asli ↗
Artikel ini mengulas peran Sukitman, seorang Agen Polisi II berusia 22 tahun, dalam mengungkap lokasi Lubang Buaya pasca peristiwa G30S 1965. Saat berpatroli malam 30 September 1965, ia ditangkap oleh kelompok tidak dikenal dan disembunyikan di kawasan Lubang Buaya, di mana ia menyaksikan pembunuhan dan penguburan tujuh jenazah anggota TNI AD ke dalam sumur tua. Sukitman berhasil melarikan diri dan memberitahu keadaan kepada Kodam V Jaya pada 2 Oktober 1965. Keterangannya diserahkan ke Kostrad di bawah Mayor Jenderal Soeharto dan menjadi petunjuk krusial bagi tim pencarian yang dipimpin Maulwi Saelan untuk menemukan lokasi sumur tersebut. Proses penggalian sumur yang sulit karena diameter sempit akhirnya berhasil mengeluarkan tujuh jenazah para pahlawan revolusi. Kesaksian dan keberanian Sukitman menjadi bukti sejarah penting dalam penanganan pasca peristiwa G30S/PKI. Sukitman meninggal dunia pada 13 Agustus 2007 dan dimakamkan dengan upacara kemiliteran di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, sebagai penghormatan atas jasa歴史nya bagi bangsa.

Berita Terkait Lainnya