Arrmanatha Nasir resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri RI menggantikan Sugiono yang menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10), sebagai bagian dari reshuffle kabinet yang melibatkan 16 menteri dan pejabat baru.
Tata, sapaan akrabnya, mengaku baru mengetahui penunjukan tersebut pada siang hari setelah dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui WhatsApp dan telepon saat sedang bersama Sugiono di Kantor Kemlu. Ia diminta datang ke Istana pukul 14.00.
Tata menyampaikan prioritas Kemlu RI ke depan, termasuk pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030, serta peran aktif dalam menjaga stabilitas perdamaian dan multilateralisme. Ia berkomitmen melanjutkan kinerja yang telah dijalankan Sugiono.
Arrmanatha Christiawan Nasir lahir di Bangkok, 30 Desember 1971, dan menempuh pendidikan di Universitas Buckingham, Universitas Leicester, serta Universitas Indonesia. Ia bergabung dengan Kemlu sejak 1997 dan pernah bertugas di Perwakilan RI untuk PBB di Jenewa serta WTO.