Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima telepon dari Sekretaris Kabinet terkait penugasannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM. Ia menyatakan akan menjalankan semua tugas yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, Bahlil belum menjelaskan secara rinci fungsi dari nomenklatur baru tersebut dan bagaimana ia membagi tugasnya sebagai Menteri ESDM. Pelantikan ini merupakan bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih yang melibatkan 15 pejabat, termasuk pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.