Mendiktisaintek minta kampus perkuat sains hadapi superinteligence

Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 19.50
Mendiktisaintek minta kampus perkuat sains hadapi superinteligence

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meminta perguruan tinggi memperkuat penguasaan sains fundamental untuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI) menuju era superintelligence. Ia menekankan bahwa tanpa penguasaan hard science dan fundamental science, Indonesia berisiko menjadi budak dari superintelligence baru. Hal ini disampaikannya saat membuka Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) XII Tahun 2026 di Nusa Dua, Bali, Jumat. Brian menjelaskan bahwa perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, mulai dari agentic AI, superintelligence, hingga komputasi kuantum. Menurutnya, penguasaan teknologi tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan produk berbasis AI, tetapi talenta Indonesia perlu memahami dasar-dasar ilmu pengetahuan agar mampu mengembangkan dan mengendalikan teknologi yang semakin kompleks. Ia juga menyoroti potensi pertemuan antara agentic AI, superintelligence, dan komputasi kuantum yang dapat membuat Indonesia semakin keteteran jika tidak siap. Ia menekankan pentingnya peran guru dan perguruan tinggi dalam memastikan perkembangan teknologi tetap diimbangi dengan penguasaan ilmu pengetahuan fundamental. Brian mengingatkan bahwa talenta muda Indonesia bisa tampak pintar secara artifisial jika tidak menguasai hard science dan fundamental science. Oleh karena itu, penguatan sains fundamental menjadi fondasi penting bagi generasi muda Indonesia untuk menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.

Berita Terkait Lainnya

Mendiktisaintek minta kampus perkuat sains hadapi superinteligence - Nasional & Politik - Feedify