Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait berkumpul dan menikmati nasi liwet bersama para sopir truk pengangkut genteng di halaman Pasar Citeko, Plered, Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan rangkaian peluncuran 500 ribu keping genteng untuk merealisasikan Program Gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Mendagri menuturkan bahwa Program Gentengisasi merupakan upaya pemerintah menggalakkan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), dengan tujuan agar rumah menjadi hunian nyaman dan layak, meminimalkan panas serta tidak berisik saat hujan. Selain itu, atap genteng berbahan tanah liat dinilai sebagai produk khas Indonesia yang dapat memperindah rumah.
Melalui program ini, Mendagri berharap rumah-rumah di daerah lebih aman dari gempa sekaligus menggerakkan perekonomian lokal, menumbuhkan lapangan kerja di tingkat desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk menghidupkan sentra produksi genteng di Plered. Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyebutkan 500 ribu keping genteng asal Plered diangkut 125 truk untuk dikirim ke berbagai wilayah.
Nasi liwet yang disantap merupakan masakan para ibu dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Plered, disajikan bersama selada air, petai, jengkol, sambal, ikan asin, ikan nila, dan ayam bekakak. Turut hadir Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, jajaran Forkopimda se-Jawa Barat dan Purwakarta, serta pejabat terkait lainnya.