Wali Kota New York Zohran Mamdani menolak desakan kelompok sosialis Demokrat (DSA) untuk memecat Komisaris Kepolisian NYPD Jessica Tisch. Penolakan ini muncul meskipun DSA merupakan salah satu pendukung utama Mamdani saat memenangkan pemilihan wali kota 2025. DSA menuntut pemecatan Tisch karena menilai kepolisian gagal melindungi warga dari aparat imigrasi federal, serta menuntut pembubaran Strategic Response Group (SRG) NYPD.
Mamdani membela Tisch dengan alasan rekam jejaknya dalam memberantas korupsi di jajaran atas NYPD dan menurunkan angka kriminalitas di New York. Data resmi NYPD menunjukkan penurunan signifikan dalam sembilan bulan pertama 2026, dengan kasus pembunuhan turun dari 253 menjadi 203 kasus, insiden penembakan turun dari 553 menjadi 489 kasus, dan korban penembakan berkurang dari 694 menjadi 594 orang. Secara keseluruhan, tujuh kategori kejahatan besar turun 6,6 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.
Perselisihan memuncak setelah agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) menembak Oscar Belgal, pria 28 tahun asal Republik Dominika, pada 8 Oktober 2026 di Marble Hill, New York, saat seorang anak lima tahun berada di dalam kendaraan. Insiden ini memicu demonstrasi menentang operasi imigrasi pemerintahan Trump dan memperbesar ketegangan antara aparat federal dengan masyarakat New York.
Bagi Mamdani, capaian penurunan kriminalitas menjadi alasan penting untuk mempertahankan Tisch di tengah tekanan politik. Namun, bagi pendukung sosialisnya, penurunan kriminalitas belum menjawab persoalan penggunaan kekuatan oleh aparat maupun perlindungan hak warga yang melakukan demonstrasi.