Aliansi Mahasiswa-Pemuda Bawean (AMPB) menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Gresik pada Rabu (30/9/2026), mendesak Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani segera menyelesaikan masalah transportasi laut dan pelayanan kesehatan di Pulau Bawean.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa bertemu dengan Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir dan Wakil Ketua DPRD Lutfi Dhawam, meminta pemerintah tidak lagi memberikan jawaban normatif, melainkan kebijakan konkret dengan target yang jelas dan dapat dirasakan masyarakat.
Koordinator AMPB, Saiq Khayran, menegaskan bahwa persoalan transportasi laut dan layanan kesehatan bukan hal baru dan telah berulang kali disampaikan, namun masyarakat masih belum mendapat kepastian penyelesaian. Ia menekankan bahwa transportasi laut adalah kebutuhan strategis bagi warga Bawean sebagai wilayah kepulauan, yang bergantung pada pelayaran untuk mobilitas, distribusi kebutuhan pokok, ekonomi, pendidikan, dan akses kesehatan.
Saiq menyebut transportasi laut sebagai 'urat nadi kehidupan masyarakat kepulauan', sehingga pemerintah diminta segera menetapkan langkah nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Bawean.