Sejumlah warga mendatangi UPTD Puskesmas Tapos, Depok, setelah seorang ibu hamil berinisial IN (31) kehilangan calon bayinya dan mengalami robekan rahim yang menyebabkan cacat permanen. Keluarga korban menduga peristiwa itu akibat kelalaian petugas saat memberikan penanganan medis.
Ayah pasien, Kusmoyo, menuturkan anaknya yang sedang hamil sembilan bulan datang ke puskesmas sekitar pukul 14.30 WIB untuk pemeriksaan kandungan, namun pada Rabu (23/9/2026) dini hari korban dirujuk ke rumah sakit dan akhirnya calon bayi tidak selamat. Kusmoyo menegaskan tidak dapat menerima kondisi anaknya yang harus kehilangan rahim.
Dalam mediasi di Puskesmas Tapos, pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Depok memberikan penjelasan kepada keluarga. Dinkes Depok menjanjikan investigasi khusus untuk mengungkap dugaan kelalaian tersebut.
Kusmoyo meminta agar jika terbukti ada kelalaian dan pelanggaran hukum, kasus ini ditindaklanjuti dan diproses agar tidak terulang kembali.