Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dan daya saing buruh Indonesia menghadapi perubahan regulasi, teknologi, dan dinamika ekonomi global. Hal tersebut disampaikannya saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSBSI di Jakarta.
Kapolri menyoroti tantangan revolusi industri, seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik, yang berpotensi menggeser sejumlah jenis pekerjaan namun juga membuka lapangan kerja baru. Ia mendorong buruh untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta bersiap mengisi posisi strategis hingga level manajerial.
Pemerintah sendiri terus mendorong pembahasan revisi Undang-Undang Cipta Kerja sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan kalangan buruh. Kapolri juga mengapresiasi komunikasi yang baik antara serikat buruh dan pengusaha dalam menyusun langkah bersama menghadapi tantangan ekonomi.
Selain itu, Kapolri menegaskan komitmen Polri dalam melindungi pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri. Ia juga mengapresiasi elemen buruh yang memilih menyampaikan aspirasi terkait revisi UU Cipta Kerja secara tertib dan mengurungkan rencana aksi unjuk rasa.