Indonesia dan Korea Selatan tengah membahas bentuk kerja sama lanjutan proyek pesawat jet tempur KF-21 usai menyelesaikan fase pengembangan bersama. Pembahasan intensif ini melibatkan kementerian pertahanan dan luar negeri kedua negara untuk menentukan langkah selanjutnya.
Pernyataan ini merespons informasi bahwa Indonesia diduga hanya akan memperoleh pesawat melalui skema pembelian langsung tanpa ikut serta dalam produksi. Pihak Kedubes Korsel menegaskan belum ada keputusan spesifik yang dapat diumumkan terkait bentuk kerja sama tersebut.
Proyek strategis yang dimulai pada 2015 ini sempat menghadapi kendala pendanaan dan dugaan kebocoran data. Meski demikian, kedua negara berhasil mengatasinya hingga fase pengembangan selesai, yang menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan bilateral.
Melalui kerja sama ini, Indonesia sebelumnya memperoleh manfaat berupa transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang industri pertahanan. Kelanjutan proyek ini juga menjadi poin penting dalam pertemuan pemimpin kedua negara pada April 2026.