Fatayat NU Gaungkan Gerakan Fantik, Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman bagi Santri

Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 22.02
Fatayat NU Gaungkan Gerakan Fantik, Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman bagi Santri

Sumber Berita Asli

TIMES Indonesia AI & Berita Terbaru

Baca di Website Asli ↗
PP Fatayat NU meluncurkan Gerakan Fatayat Anti Kekerasan (Fantik) di Jombang untuk mencegah kekerasan dan mewujudkan pesantren sebagai ruang aman bagi santri. Inisiatif ini memperkuat perlindungan korban dengan membentuk komunitas kecil di pesantren agar santri lebih berani melaporkan persoalan. Selain mendampingi korban, Fatayat NU juga mengedukasi santri dan pengelola pesantren. Organisasi perempuan NU menekankan perlunya perubahan sistem dan budaya pengelolaan pesantren melalui tiga pilar kepemimpinan: berbasis nilai, partisipatif, dan transformatif. Sementara itu, IPPNU mengambil peran melalui program peer educator atau pendidik sebaya. Program ini membekali pelajar dengan keterampilan mendengarkan tanpa penghakiman, menjaga kerahasiaan, serta kemampuan navigasi taktis untuk melaporkan kasus kekerasan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan sensitivitas santri terhadap perubahan perilaku temannya dan mengurangi kekhawatiran orang tua, sehingga pesantren benar-benar menjadi lingkungan yang aman dan nyaman.

Berita Terkait Lainnya