Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Ketua PBNU Gus Yahya dengan meminta Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama (NU) saat Muktamar ke-31 NU di Jombang, Jawa Timur.
Prabowo berharap kartu tersebut siap sebelum penutupan muktamar pada 31 Agustus 2026, serta berjanji akan hadir kembali jika KTA tersebut sudah tersedia.
Presiden juga menyetujui pandangan bahwa bangsa akan bangkit dan aman jika pemerintah dekat dengan tokoh agama, khususnya dari NU dan Muhammadiyah.
Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan kedua organisasi keagamaan tersebut dirinya tidak mungkin menjadi presiden, sehingga berkomitmen untuk terus memperkuat keduanya.