Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan satuan tugas bencana, BPBD, dan pemerintah daerah terkait teknis penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat sekolah diliburkan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa jika dapur Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) sudah telanjur memasak saat sekolah mendadak libur, makanan tersebut disalurkan dengan mekanisme diambil langsung oleh orang tua siswa. Namun, penyaluran berikutnya dihentikan sementara selama masa libur atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung.
Untuk mencegah mobilitas yang mengganggu penanganan darurat, BGN telah menerbitkan standar operasional prosedur (SOP) resmi. SOP ini memastikan penyaluran MBG di wilayah terdampak bencana berjalan tertib, tepat sasaran, dan tetap memprioritaskan keselamatan.