Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU, Muhammad Romahurmuziy, menjelaskan mekanisme pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Rais Aam PBNU dalam Muktamar di Jombang, Jawa Timur.
Calon AHWA diusulkan oleh muktamirin melalui amplop tertutup saat registrasi oleh utusan PC, PCI, dan PW. Sembilan nama teratas dari usulan tersebut akan ditabulasi dan disahkan oleh muktamar sebagai anggota AHWA.
Selanjutnya, sembilan orang AHWA yang terpilih akan menggelar sidang tertutup untuk memilih satu di antara mereka menjadi Rais Aam.
Penghitungan suara untuk penentuan sembilan nama AHWA diperkirakan akan dilakukan pada Minggu (30/8/2026) mengingat jumlah muktamirin yang sangat banyak.