Bawaslu Kabupaten Sidoarjo menanam pohon manggis di halaman kantornya sebagai simbol kejujuran dan pengingat integritas dalam upaya menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kegiatan yang berlangsung Jumat, 9 Oktober 2026, itu melibatkan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Ketua Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha menjelaskan bahwa penanaman manggis tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga menjadi pengingat integritas bagi seluruh jajaran. Pemilihan manggis didasarkan pada filosofi buah yang menggambarkan keselarasan antara bagian luar dan isi di dalamnya, dimaknai sebagai simbol kejujuran dan konsistensi.
Wakil Bupati Mimik Idayana mengapresiasi kegiatan tersebut dan menekankan bahwa kejujuran adalah fondasi kehidupan bermasyarakat dan dalam menjalankan amanah. Ia menyebut pohon manggis melambangkan kejujuran tanpa kemunafikan, sejalan dengan prinsip Bawaslu.
Kegiatan ini juga dikaitkan dengan penguatan integritas, netralitas, dan kepedulian lingkungan dalam pengawasan pemilu, serta mendukung program Jumpa Berlian dan Jumat Sehati Bawaslu RI.