Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana pemerintah untuk memasang pompa air di lahan pertanian bersumber air di seluruh Jawa dan luar Jawa. Langkah ini bertujuan untuk menangkal ancaman kekeringan sekaligus memperluas areal tanam.
Strategi pompanisasi ini dinilai efektif karena sebelumnya berhasil meningkatkan produksi gabah. Pemerintah akan mendistribusikan lebih dari 150 ribu pompa, alat mesin pertanian, dan benih tahan kekeringan untuk mendukung program tersebut.
Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 30 ribu hektare lahan pertanian yang terdampak kekeringan dari total luas tanam 11 juta hektare. Amran menilai angka tersebut relatif kecil dan kondisi pangan nasional masih sangat aman.
Khusus di Karawang, target indeks pertanaman akan didorong meningkat dari dua kali menjadi tiga kali tanam. Amran juga memastikan pasokan stok beras nasional tetap mencukupi meski terjadi fenomena El Nino.