Laporan terbaru dari McKinsey mengungkapkan bahwa semakin banyak perusahaan yang mengadopsi solusi AI agentic dan mulai melihat dampak finansial yang menggembirakan. Namun, banyak organisasi masih menghadapi kesulitan dalam menyeimbangkan biaya investasi AI dengan keuntungan yang didapat.
Adopsi AI terbukti memberikan keuntungan efisiensi, di mana sekitar 33% responden beralih dari pembelian perangkat lunak eksternal ke pengembangan solusi internal. Meski penggunaannya di tingkat organisasi masih terbatas, AI secara signifikan meningkatkan produktivitas karyawan individu dan kualitas pengambilan keputusan.
Perusahaan besar dengan pendapatan di atas $1 miliar lebih agresif dalam mengembangkan AI, dengan 40% responden meningkatkan skala penggunaan agentic AI dibandingkan tahun lalu. Sebaliknya, organisasi kecil tertinggal dengan tingkat adopsi yang stagnan di angka 22%.
Meski demikian, biaya operasional tinggi membuat 20% organisasi mengurangi penggunaan AI. Selain itu, ada kekhawatiran terhadap lapangan kerja, di mana 39% responden memperkirakan akan terjadi penurunan jumlah karyawan dalam 12 bulan ke depan sebagai dampak dari penggantian oleh AI.