Belanja Produk AI Melonjak di China, Robot Pintar hingga Kacamata Canggih Jadi Buruan Konsumen

Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 05.39
Belanja Produk AI Melonjak di China, Robot Pintar hingga Kacamata Canggih Jadi Buruan Konsumen

Sumber Berita Asli

Aktualita.co

Baca di Website Asli ↗
Selama libur Hari Nasional China pada 1–7 Oktober 2026, produk berbasis kecerdasan buatan (AI) mengalami lonjakan minat belanja di berbagai kota seperti Shanghai, Hangzhou, dan Beijing. Perangkat seperti robot peliharaan pintar, kacamata penerjemah otomatis, hingga printer 3D dipamerkan dan dijajal langsung oleh konsumen dari berbagai kelompok usia, menunjukkan AI semakin merambah kehidupan sehari-hari. Data ritel mendukung tren ini, dengan Suning.com melaporkan kunjungan toko meningkat 50 persen dan penjualan peralatan rumah tangga ber-AI naik lebih dari 40 persen secara tahunan. Meski demikian, data pariwisata menunjukkan masyarakat masih berhati-hati dalam belanja secara umum, terlihat dari penurunan rata-rata pengeluaran per perjalanan domestik meskipun total pengeluaran wisata meningkat 4,3 persen. Pameran produk pintar juga meluas ke Hangzhou dengan lebih dari 700 produk dan Beijing dengan 200 produk robot serta perangkat keras AI. Industri AI China sendiri terus berkembang pesat, dengan lebih dari 6.000 perusahaan AI dan 140 pengembang robot humanoid pada 2025, di mana pengiriman robot humanoid China mencapai 84,7 persen dari total global. Pemerintah China turut mendorong konsumsi berbasis AI melalui kebijakan dan subsidi, sementara pelaku industri menilai adopsi konsumen bergeser dari sekadar mencoba menuju penggunaan massal. Meningkatnya minat terhadap perangkat AI membuka peluang baru bagi produsen elektronik, pengembang teknologi, dan industri ritel di tengah tantangan pertumbuhan konsumsi secara keseluruhan.

Berita Terkait Lainnya