Tren foto 1980-an di ChatGPT viral – Apakah data pribadi pengguna diambil?

Senin, 12 Oktober 2026 pukul 07.01
Tren foto 1980-an di ChatGPT viral – Apakah data pribadi pengguna diambil?

Sumber Berita Asli

BBC News Indonesia

Baca di Website Asli ↗
Tren mengubah foto selfie menjadi potret bergaya 1980-an menggunakan ChatGPT dan AI generatif lainnya tengah viral di media sosial seperti Instagram, TikTok, dan X. Jutaan pengguna mengunggah foto diri mereka untuk diubah menjadi potret retro dengan rambut mengembang, busana vintage, dan efek warna neon yang membangkitkan nostalgia. Di balik tren ini, para ahli etika AI memperingatkan bahwa pengguna berpotensi membagikan data pribadi yang sangat sensitif, termasuk data biometrik wajah dan metadata lokasi. Fenomena ini disebut sebagai 'fun for data' atau hiburan dengan imbalan data, di mana pengguna menukar informasi pribadi mereka dengan hiburan tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang. Para pakar menyoroti bahwa data biometrik sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah karena tidak dapat diubah seperti kata sandi. Risiko lain termasuk pembuatan profil pengguna yang rinci untuk iklan bertarget, serta ketidakpastian bagaimana data tersebut dapat digunakan di masa depan, termasuk potensi penyalahgunaan untuk deepfake. OpenAI menyatakan bahwa kepercayaan dan privasi adalah hal mendasar bagi produknya, dengan menyediakan kontrol privasi seperti penghapusan percakapan dan fitur Temporary Chat. Para ahli merekomendasikan pengguna untuk lebih bijak dalam membagikan foto, menghindari mengunggah foto anak-anak, menggunakan resolusi rendah, memeriksa pengaturan privasi, dan mematikan fitur memori yang tidak diperlukan.

Berita Terkait Lainnya