Dalam rentang enam bulan perang, kawasan Teluk dan Selat Hormuz mencatat eskalasi konflik maritim yang memprihatinkan. Tercatat sebanyak 68 insiden telah terjadi di wilayah perairan strategis tersebut. Rentetan insiden tersebut mengakibatkan tewasnya 20 orang, terdiri dari pelaut dan pekerja pelabuhan. Kondisi ini menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pelayaran internasional dan stabilitas regional.