Serangan Rusia menghantam gudang militer di pinggiran Kiev, Ukraina, pada Sabtu (29/8) malam. Serangan tersebut memicu kebakaran besar dan ledakan yang menewaskan 37 orang, termasuk wali kota Dmytrivka, serta melukai puluhan lainnya.
Ledakan dari gudang yang menyimpan drone, peluru artileri, dan amunisi lainnya merusak ratusan rumah, fasilitas perawatan lansia, dan memaksa ratusan warga mengungsi. Kejadian ini menjadi serangan kedua terhadap gudang amunisi di dekat Kiev dalam dua bulan terakhir.
Presiden Volodymyr Zelensky dan Perdana Menteri Sergiy Koretsky mengecam keras kelalaian kriminal karena amunisi disimpan terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Investigasi sebelumnya bahkan telah mengungkap pelanggaran jarak aman oleh perusahaan negara yang ternyata tidak ditindaklanjuti.
Para pejabat Ukraina kini menuntut pertanggungjawaban penuh dan hukuman berat bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian tersebut, guna memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali di masa depan.