Cerita Warga NTT Bertahan Hidup di Tengah Gempa Susulan

Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 05.00
Cerita Warga NTT Bertahan Hidup di Tengah Gempa Susulan

Sumber Berita Asli

Liputan6.com Peristiwa

Baca di Website Asli ↗
Hingga 29 Agustus 2026, BMKG mencatat 9.488 gempa susulan yang masih menghantui warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga seperti Rahmat Eko Mulyati harus berjuang bertahan hidup dan mencari nafkah di tengah ancaman gempa tersebut. Usaha ayam pedaging Eko berhenti total sejak gempa utama mengguncang pada 15 Agustus lalu karena tak ada lagi pelanggan. Meski rumahnya tidak ambruk dan belum mendapat bantuan pemerintah, ia beserta keluarganya memilih mengungsi ke tenda darurat demi keamanan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolah dua anaknya di Ende, Eko memulai usaha kecil dengan membuat keripik pisang dan singkong untuk dititipkan ke warung maupun toko kue. Usaha ini menjadi satu-satunya tumpuan ekonomi keluarganya saat ini. Aktivitas mencari nafkahnya pun harus berpacu dengan gempa susulan. Setiap kali tanah berguncang, Eko harus meninggalkan aktivitas memasaknya untuk menyelamatkan diri, lalu kembali bekerja setelah situasi dianggap aman.

Berita Terkait Lainnya

Cerita Warga NTT Bertahan Hidup di Tengah Gempa Susulan - Headline - Feedify