Badan Pariwisata Nepal melaporkan sebanyak 184 turis asing telah berhasil dievakuasi pasca banjir bandang di kawasan pegunungan Nepal pada 26 Agustus 2026. Namun, 420 turis lainnya masih terputus komunikasinya dan belum ditemukan.
Secara keseluruhan, korban tewas akibat bencana ini mencapai 626 orang, dengan lebih dari 2.000 orang lainnya dinyatakan hilang. Bencana dahsyat tersebut dipicu oleh luapan air sungai Bhote Koshi yang sangat deras.
Meski awalnya diduga akibat gempa bumi yang disusul tanah longsor, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengklarifikasi bahwa aktivitas seismik tersebut sebenarnya dipicu oleh runtuhnya gletser, bukan pergerakan lempeng tektonik bawah tanah.