Luas Karhutla Tersisa 96 Hektare, BNPB Intensifkan Operasi Darat dan Udara

Rabu, 30 September 2026 pukul 02.48
Luas Karhutla Tersisa 96 Hektare, BNPB Intensifkan Operasi Darat dan Udara

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum padam di enam provinsi prioritas menyusut signifikan menjadi 96,07 hektare per 28 September 2026, turun 62,29 hektare dari hari sebelumnya. Penurunan ini terjadi berkat intensifikasi operasi pemadaman gabungan darat dan udara yang terus dilakukan petugas. Dari total area terbakar 527,6 hektare, sebanyak 431,53 hektare telah berhasil dipadamkan melalui operasi darat (369,03 hektare) dan operasi udara (62,5 hektare). Penurunan area api aktif terbesar tercatat di Kalimantan Tengah seluas 46,70 hektare, disusul Kalimantan Selatan 17,74 hektare, Jambi 1,50 hektare, dan Kalimantan Barat 1 hektare. Sementara itu, peningkatan area belum padam terjadi di Sumatera Selatan 4,15 hektare dan Riau 0,5 hektare. BNPB mengerahkan 59.035 personel satuan tugas untuk operasi darat di enam provinsi, dengan rincian terbanyak di Riau (14.837 personel) dan Kalimantan Barat (14.575 personel). Armada udara juga diperkuat menjadi 56 unit, terdiri dari 43 unit water bomber serta 13 pesawat untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca. Meskipun menghadapi tantangan seperti kabut asap tebal, perubahan arah angin, dan keterbatasan sumber air di lahan gambut, BNPB bersama berbagai pihak terus memaksimalkan operasi pembasahan darat dan penyemaian awan untuk menekan dampak asap.

Berita Terkait Lainnya