Bencana banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China telah menewaskan lebih dari 470 orang dan menyebabkan lebih dari 1.500 orang lainnya hilang.
Otoritas Nepal melaporkan 469 korban tewas dan telah mengevakuasi lebih dari 3.000 orang menggunakan helikopter, sementara di wilayah China tercatat 5 orang tewas dengan informasi penyintas yang masih minim.
Ratusan warga negara asing yang bekerja, mendaki, atau berziarah di wilayah Himalaya diduga termasuk dalam daftar korban hilang tersebut.
Kepolisian Nepal mengimbau kewaspadaan tinggi menyusul laporan jebolnya bendungan di Tibet serta ancaman banjir susulan dari danau bendungan alami, meski operasi penyelamatan terus berjalan.