BMKG mendeteksi 1.079 titik panas di Kalimantan Selatan pada Kamis pukul 07.00 Wita, yang tersebar di 12 dari 13 kabupaten/kota. Hanya Kota Banjarmasin yang tidak terdeteksi titik panas.
Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Banjar sebanyak 242 titik, disusul Hulu Sungai Selatan 207 titik, dan Tapin 187 titik. Berdasarkan tingkat kepercayaan, mayoritas atau 919 titik berkategori sedang, 100 titik berkategori rendah, dan 60 titik lainnya berkategori tinggi.
BMKG juga mengeluarkan Sistem Peringatan Bahaya Karhutla yang menunjukkan seluruh wilayah Kalimantan Selatan berada dalam zona merah atau kondisi sangat mudah terbakar.
Kondisi vegetasi, lahan gambut, dan permukaan tanah yang sangat kering berpotensi mempercepat penyebaran api. Oleh karena itu, BMKG mendesak kewaspadaan ekstra dan patroli pencegahan intensif untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan.